INSIBERNEWS - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan kunjungan ke fasilitas perakitan Chery yang saat ini beroperasi di pabrik PT Handal Motor Indonesia (HIM), Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Kemenperin mendorong produsen mobil asal Tiongkok itu untuk segera meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan membangun fasilitas pabriknya sendiri di Indonesia.
Saat ini, Chery menjalankan aktivitas perakitan mobil secara lokal menggunakan metode Completely Knock Down (CKD) dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 unit per tahun.
Meski angka tersebut cukup baik, pemerintah menilai pembangunan pabrik mandiri menjadi langkah strategis untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi dan ekspansi pasar ekspor, terutama ke wilayah ASEAN.
“Kalau Chery memiliki pabrik sendiri, mereka tidak hanya bisa memproduksi lebih banyak unit untuk pasar domestik, tetapi juga meningkatkan ekspor ke luar negeri, termasuk ASEAN. Langkah ini juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Indonesia dan tentunya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, dalam pernyataannya pada Kamis (9/1/2025).
Baca Juga: Maverick Vinales Siap Tulis Sejarah Baru Bersama Red Bull KTM Tech3 di MotoGP 2025
Di sisi lain, Chery telah berhasil memenuhi target TKDN minimal sebesar 40 persen. Namun, pemerintah berharap angka tersebut terus bertambah secara bertahap hingga mencapai 60 persen.
Faisol optimistis Chery mampu mencapainya, meski diperlukan investasi dan penyesuaian pada rantai pasokan lokal.
Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, memastikan pihaknya berkomitmen mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Bahkan, mereka kini tengah berupaya keras mengejar target TKDN hingga 60 persen.
Namun, Rifkie juga mengakui bahwa untuk melampaui angka 60 persen hingga mendekati 80 persen, Chery perlu memiliki pabrik sendiri di Indonesia.
Baca Juga: Antara MotoGP dan WorldSBK: Apa yang Bikin Kedua Balapan Motor Ini Terasa Sangat Berbeda?
Artikel Terkait
Talent Cup MotoAmerica 2025: Pembalap Muda Bersiap dengan Kramer APX-350 MA!
Mengapa Posisi Gigi Mundur dan Nomor N di MotoGP Berbeda dengan Kendaraan di Jalanan?
MotoGP 2027 Gunakan Bahan Bakar Berkelanjutan: Begini Penjelasan Lengkapnya!
MotoGP 2027: Mesin Baru, Bahan Bakar Berkelanjutan, dan Era Baru dengan Peraturan Revolusioner
Mengapa MotoGP Menetapkan Bobot Minimum 157kg pada Motor Balap?
Antara MotoGP dan WorldSBK: Apa yang Bikin Kedua Balapan Motor Ini Terasa Sangat Berbeda?
Hero MotoCorp dan Harley-Davidson Siap Luncurkan Model Pan America 440, Akan Jadi Kompetitor Baru di Kelas ADV Menengah!
Maverick Vinales Siap Tulis Sejarah Baru Bersama Red Bull KTM Tech3 di MotoGP 2025
Harga Lebih Murah dari Honda BeAT, Fitur Lengkap! Sanyang Dijue 125 2025, Motor Baru 125 cc Hemat Bensin dan Harganya Cuma Rp 17,6 Jutaan!
Eksklusif! Harley-Davidson Siap Luncurkan Motor Baru 2025, Edisi Spesial dan Skema Cat Kustom, Catat Tanggalnya!