INSIBERNEWS - Pernahkah Anda mendengar bahwa menggunakan bahan bakar minyak (BBM) murah bisa merusak mobil? Meski terkesan hemat, penggunaan BBM dengan kualitas rendah ternyata bisa berdampak buruk pada kendaraan, terutama mesin.
Faktor utamanya adalah kualitas oktan yang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan, yang dapat memicu berbagai masalah teknis.
Baca Juga: Kenapa Ganti Oli Motor Setiap 3.000 km Itu Penting? Ini Alasan dan Risikonya Jika Diabaikan!
Yuk, simak penjelasan lebih lanjut agar Anda bisa mengambil keputusan bijak untuk kendaraan Anda!
BBM dengan oktan rendah biasanya memiliki pembakaran yang kurang optimal, terutama pada mobil dengan teknologi mesin modern yang dirancang untuk menggunakan bahan bakar beroktan tinggi.
Baca Juga: Biar Motor Tetap Prima, Ini Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli! Simak Tipsnya!
Akibatnya, pembakaran tidak sempurna dapat menyebabkan mesin "ngelitik" atau knocking. Kondisi ini terjadi ketika bahan bakar meledak sebelum waktunya, sehingga menghasilkan getaran yang bisa merusak komponen mesin dalam jangka panjang.
Baca Juga: Alpine A110R Jadi Bintang di GJAW 2024, Tampil dengan Desain Sporty dan Performa Gahar
Selain knocking, penggunaan BBM murah yang tidak sesuai spesifikasi dapat meninggalkan residu karbon di ruang bakar.
Endapan ini lama-kelamaan akan menghambat aliran udara dan bahan bakar, mengurangi efisiensi mesin, serta meningkatkan risiko kerusakan komponen seperti katup dan busi.
Masalah ini tidak hanya menambah biaya perawatan, tetapi juga bisa membuat performa kendaraan menurun drastis.
Lalu, apakah selalu salah menggunakan BBM murah? Tidak juga. Jika mobil Anda memiliki mesin sederhana dan dirancang untuk BBM beroktan rendah, maka bahan bakar murah tidak akan menjadi masalah besar.
Namun, jika mobil Anda adalah model terbaru dengan mesin yang lebih kompleks, sebaiknya gunakan BBM yang direkomendasikan oleh pabrikan. Ini penting untuk menjaga umur panjang mesin dan efisiensi bahan bakar.
Artikel Terkait
5 Cara Mengatasi Mobil yang Tidak Kuat Menanjak: Solusi Praktis dan Cerdas
Ban Tubeless vs Ban Dalam: Mana yang Lebih Unggul?
Korlantas Polri Siapkan BPKB Elektronik, Mulai 2025 Bisa Jadi Pilihan Penggantinya
Cara Meredam Knalpot Racing Agar Tak Kena Tilang dan Omel Warga
Tips Memilih Mobil Bekas Berkualitas Tanpa Tertipu
Suzuki Tutup Pabrik di Thailand, Indonesia Jadi Prioritas Investasi Baru
BYD Indonesia Tampilkan Inovasi Mobil Listrik di GJAW 2024, Ajak Pengunjung Nikmati Teknologi Ramah Lingkungan
Alpine A110R Jadi Bintang di GJAW 2024, Tampil dengan Desain Sporty dan Performa Gahar
Biar Motor Tetap Prima, Ini Waktu yang Tepat untuk Ganti Oli! Simak Tipsnya!
Kenapa Ganti Oli Motor Setiap 3.000 km Itu Penting? Ini Alasan dan Risikonya Jika Diabaikan!