Terutama dalam hal gaji, tunjangan, dan fasilitas lainnya yang menyertai posisi tersebut.
Padahal seharusnya kebijakan efisiensi anggaran dilakukan untuk mengalokasikan dana ke program prioritas.
Baca Juga: Wilayah 3T dan Orang Asli Papua akan Kena Dampak dari Efisiensi Anggaran Pendidikan
Sebagian kalangan berpendapat bahwa seharusnya efisiensi anggaran dilakukan dengan mengurangi birokrasi yang berlebihan.
Termasuk pengangkatan staf yang fungsinya dapat diambil alih oleh pegawai pemerintah yang sudah ada.
Selain itu, jumlah stafsus yang terus meningkat bisa menciptakan ketidakseimbangan dalam pengelolaan anggaran.
Baca Juga: Kemendikti Saintek Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran pada Penerima KIP, Apa Saja?
Kemudian juga akan memperburuk citra pemerintahan yang fokus pada pengurangan pengeluaran.***