Terutama dalam hal gaji, tunjangan, dan fasilitas lainnya yang menyertai posisi tersebut.
Padahal seharusnya kebijakan efisiensi anggaran dilakukan untuk mengalokasikan dana ke program prioritas.
Baca Juga: Wilayah 3T dan Orang Asli Papua akan Kena Dampak dari Efisiensi Anggaran Pendidikan
Sebagian kalangan berpendapat bahwa seharusnya efisiensi anggaran dilakukan dengan mengurangi birokrasi yang berlebihan.
Termasuk pengangkatan staf yang fungsinya dapat diambil alih oleh pegawai pemerintah yang sudah ada.
Selain itu, jumlah stafsus yang terus meningkat bisa menciptakan ketidakseimbangan dalam pengelolaan anggaran.
Baca Juga: Kemendikti Saintek Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran pada Penerima KIP, Apa Saja?
Kemudian juga akan memperburuk citra pemerintahan yang fokus pada pengurangan pengeluaran.***
Artikel Terkait
Efisiensi Anggaran di Bidang Pendidikan Dinilai Pertaruhkan Masa Depan Anak Bangsa
Miris! Sebelum Adanya Efisiensi Anggaran Pendidikan Indonesia Tidak Mencapai Mandat Konstitusi
Akibat Efisiensi Anggaran Kemenkes, Ada Subsidi BPJS yang Berpotensi Dicabut
Waduh! Akibat Efisiensi Anggaran, MK hanya Bisa Gaji Pegawai hingga Mei
Badan Gizi Nasional Kena Efisiensi Anggaran Prabowo, Apa Dampaknya ke Program Makan Bergizi Gratis?