5. Dengan harusnya putus studi dan tidak adanya penerima mahasiswa baru maka berpotensi membuat gagal adanya sarjana pertama dari keluarga miskin.
Baca Juga: Ramai Dicari Masyarakat, Ternyata ini Sejarah Gas Elpiji 3 kg dan Alasan Warna Tabungnya Hijau
6. Menurunkan akses penduduk dari kelompok ekonomi rendah ke pendidikan tinggi.
Selain itu, tidak terpenuhinya sasaran penerima KIP-Kuliah berjalan (on going) berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan bisa menimbulkan isu nasional.***