Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari kelangkaan pasokan, biaya distribusi yang tinggi.
Hingga kesempatan untuk mengambil keuntungan lebih saat permintaan meningkat.
Baca Juga: Trump Kembali Serukan Kanada Jadi Negara Bagian ke-51, Picu Ketegangan Baru
Dalam kondisi seperti ini, pedagang sering kali menaikkan harga melebihi batas yang ditetapkan pemerintah.
Hal tersebut membebani konsumen, terutama rumah tangga yang bergantung pada gas LPG sebagai sumber energi utama.
“Bapak, ibu, semua saudara-saudara, mohon kasihkan waktu sedikit saja. Kami selesaikan ini,” ujar Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pulogadung
“Saya meminta kepada pengecer untuk beralih, agar pengecer yang memenuhi syarat bisa dinaikkan statusnya jadi pangkalan, supaya bisa kita mengontrol harga,” lanjutnya.***