Karena tanah tempat tinggal mereka yang telah digusur merupakan warisan dari leluhur.
Selain itu, Ignasius Nasi juga menyampaikan bahwa penggusuran yang terjadi telah merusak rumah dan juga tanaman warga adat, serta menutup semua sumur.
Baca Juga: Miguel Almiron Resmi Hengkang Dari Newcastle United, Pindah ke Atlanta United
“Kami sudah sepakat akan bertahan sampai mati, satu jengkal pun kami tidak akan mundur,” ungkap Ignasius Nasi.
“Kami tidak menyangka, kami kaget pihak gereja bisa melakukan ini. Bangunan rumah kami rusak, tanaman rusak, dan sumur air ditutup semua,” lanjutnya.***