Hal ini menimbulkan masalah pada sejumlah alumni Stikom Bandung yang ingin melanjutkan kulah S2.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Sudah Layani SLB, Pemerintah Pastikan Menu Diperhatikan Ahli Gizi
“Kenapa harus kuliah lagi gitu, kan, enggak masuk akal,” ujar salah satu alumni Stikom Badung.
“Saya juga pengin untuk melanjutkan ke S2. Tapi, kalau misalkan kasusnya kayak gini memang ada yang mau menerima S2?” tambahnya.
Pihak Stikom Bandung mengklaim bahwa adanya kesalahan dalam menginput data para mahasiswa tersebut.***