news

Para Pemburu Koin Jagat Dinilai Meresahkan, Menkomdigi Akhirnya Ikut Turun Tangan

Rabu, 15 Januari 2025 | 11:03 WIB
Para Pemburu Koin Jagat Dinilai Meresahkan, Menkomdigi Turun Tangan (Istimewa )

INSIBERNEWS - Masyarakat Indonesia kini sedang diramaikan dengan kegiatan berburu koin jagat.

Koin jagat merupakan permainan berbasis aplikasi yang mengusung konsep treasure hunt atau berburu harta karun secara offline.

Meski menarik, permainan ini memicu kontroversi karena diduga menyebabkan kerusakan fasilitas umum di berbagai wilayah.

Baca Juga: Mengintip 10 Bukti Nyata Kontribusi BRI Untuk Negeri Dalam Mendorong Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Kerusakan Akibat Perburuan Koin
Dalam permainan Koin Jagat, pemain diminta mencari koin emas, perak, dan perunggu di lokasi tertentu yang telah ditentukan melalui aplikasi Jagat.

Koin yang ditemukan dapat ditukar dengan hadiah uang tunai yang nilainya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Namun, pencarian koin ini kerap melibatkan lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

Akibatnya, fasilitas umum seperti taman, trotoar, dan area publik lainnya di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali, mengalami kerusakan akibat ulah pemain.

Baca Juga: Pramono-Rano Bakal Jalankan Program Sarapan Gratis di Jakarta, Apa Bedanya dengan Makan Bergizi Gratis?

Kerusakan tersebut dipicu karena meningkatnya jumlah peserta yang berburu hadiah menarik ini menjadi penyebab utama kerusakan.

Ramainya tren dan situasi ini kemudian memicu perhatian masyarakat hingga pemerintah.

Menkomdigi Ambil Tindakan
Viralnya fenomena ini membuat Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid angkat bicara.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mengkaji aplikasi ini untuk memastikan apakah permainan Koin Jagat mematuhi aturan yang berlaku.

Baca Juga: Terima Dukungan dari Arab Saudi, Pemerintah Bakal Kaji dan Kembali Turunkan Biaya Haji

Halaman:

Tags

Terkini