news

Gaza Kini Makin Hancur Lebur Akibat Serangan Israel yang Kian Intensif

Minggu, 5 Januari 2025 | 10:47 WIB
Kondisi Gaza Yang Hancur Lebur Akibat Serangan Israel (Foto : REUTERS/FADI WHADI)

INSIBERNEWS - Jalur Gaza kembali menghadapi kehancuran hebat setelah pasukan militer Israel melanjutkan operasi militer di wilayah tersebut, Rabu (1/1).

Serangan demi serangan telah menghancurkan bangunan, membuat kota-kota di Gaza nyaris rata dengan tanah, menyisakan puing-puing kehancuran di berbagai sudut.

Baca Juga: Yordania Siap Kirim Pasokan Listrik ke Suriah, Tunggu Kesiapan Infrastruktur

Bangunan yang dulunya menjulang kini hanya tersisa reruntuhan. Serangan udara intensif yang dilancarkan pasukan Zionis menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal.

Israel memperingatkan akan meningkatkan operasi militernya jika Hamas terus meluncurkan roket dari wilayah Gaza.

Ancaman ini muncul di tengah laporan meningkatnya jumlah korban jiwa, dengan puluhan orang dilaporkan tewas hanya dalam satu hari.

Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Pejabat Palestina: Pasukan Keamanan PA Bukan untuk Melawan Israel

Tragedi kemanusiaan ini semakin memburuk karena serangan juga menyasar tenda-tenda pengungsi Palestina.

Meski kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai "zona kemanusiaan," serangan berulang kali tetap terjadi. Banyak warga yang sebelumnya mengungsi justru menjadi korban di tempat yang seharusnya memberikan perlindungan.

Baca Juga: Malaysia Temukan 327 Sample Positif Virus HMPV, Kesehatan Masyarakat Diimbau Lebih Waspada

Menurut Biro Statistik Pusat Palestina (PCBS), hingga Selasa (31/12), sekitar 100.000 warga telah meninggalkan rumah mereka di Gaza.

Laporan juga menyebutkan bahwa lebih dari 55.000 orang kehilangan nyawa akibat konflik ini. Situasi semakin kritis karena akses bantuan kemanusiaan dibatasi, membuat warga kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar.

Baca Juga: Perampokan di Tol Akses Tanjung Priok: Polisi Tangkap Satu Pelaku, Lima Masih Diburu

Israel mengklaim operasi ini dilakukan untuk menghentikan ancaman dari Hamas. Namun, para aktivis hak asasi manusia dan organisasi internasional terus mengecam tindakan tersebut, menyebutnya sebagai serangan tak proporsional yang memperburuk penderitaan rakyat Palestina.

Halaman:

Tags

Terkini