Empat Pelaku Penembakan di Tol Tangerang-Merak Ditangkap, Diduga Libatkan Anggota TNI

Photo Author
- Minggu, 5 Januari 2025 | 09:36 WIB
Ilustrasi penembakan (Istimewa)
Ilustrasi penembakan (Istimewa)

INSIBERNEWS - Polisi berhasil mengamankan empat orang yang terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan seorang pemilik usaha rental mobil di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Desa Pabuaran, Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis dini hari, 2 Januari 2025, itu kini memasuki tahap pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Lonjakan Kasus HMPV di China: Indonesia Perketat Pengawasan dan Imbau Waspada

“Para pelaku yang terlibat dalam penembakan ini sudah kami amankan,” ungkap Kapolresta Tangerang Kombes Baktiar Joko Mujiono saat memberikan keterangan pada Sabtu (4/1/2025).

Ia juga mengonfirmasi bahwa ada empat tersangka yang telah ditangkap terkait insiden tersebut.

Baca Juga: Wajib Tahu! Mulai 2025 Muncul 2 Kolom Baru di STNK, Segini Pajak Tambahan yang Harus Dibayar

Menariknya, salah satu pelaku yang ditangkap diduga merupakan anggota aktif TNI. Namun, polisi belum memberikan informasi detail mengenai peran masing-masing tersangka dalam insiden penembakan itu.

“Untuk saat ini, memang ada indikasi keterlibatan seorang anggota TNI, tetapi informasi lengkapnya akan disampaikan pada rilis resmi,” ujar Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa.

Baca Juga: Tragis! Pemuda di Kapuas Hulu Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung Gegara Minta Motor Baru Ditolak

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan keterlibatan oknum dari institusi militer. Polisi bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan adil.

Penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi kejam tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Baca Juga: Parah! Dilecehkan Lalu Dirampok, 2 Turis Mancanegara Kena Pelecehan di Indonesia Saat Rayakan Tahun Baru

Hingga kini, kepolisian masih merahasiakan kronologi penangkapan para tersangka demi kelancaran penyidikan.

Publik pun diimbau untuk menunggu informasi resmi agar tidak terjebak dalam spekulasi. Kasus ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu dan mencegah terulangnya kekerasan serupa di kemudian hari.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X