INSIBERNEWS - Yordania menyatakan kesiapannya untuk membantu pemulihan Suriah pasca-konflik dengan menyediakan pasokan listrik ke negara tersebut.
Menteri Energi Yordania, Saleh Al-Kharabsheh, mengungkapkan bahwa pemerintah Kerajaan tengah menyelesaikan infrastruktur yang diperlukan untuk mengalirkan listrik hingga perbatasan Nasib, wilayah perbatasan utama antara kedua negara.
Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Pejabat Palestina: Pasukan Keamanan PA Bukan untuk Melawan Israel
Dalam pernyataannya, Al-Kharabsheh menegaskan bahwa jaringan listrik Yordania telah dipersiapkan hingga ke wilayah perbatasan.
Namun, ia menekankan bahwa realisasi pengiriman listrik sepenuhnya bergantung pada kesiapan Suriah untuk menerima aliran energi tersebut.
“Kami menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak Suriah terkait kesiapan mereka,” ujar Al-Kharabsheh.
Baca Juga: Malaysia Temukan 327 Sample Positif Virus HMPV, Kesehatan Masyarakat Diimbau Lebih Waspada
Langkah ini menjadi salah satu bentuk dukungan Yordania terhadap upaya rekonstruksi Suriah, yang telah lama terpuruk akibat konflik berkepanjangan.
Setelah bertahun-tahun menghadapi kehancuran infrastruktur, Suriah kini tengah bekerja keras memulihkan sektor-sektor strategis, termasuk energi, untuk mendukung kehidupan masyarakat dan memulihkan perekonomian.
Baca Juga: Perampokan di Tol Akses Tanjung Priok: Polisi Tangkap Satu Pelaku, Lima Masih Diburu
Meski demikian, kerja sama ini tidak lepas dari tantangan. Suriah harus memastikan infrastrukturnya mampu menerima pasokan listrik dari Yordania.
Selain itu, stabilitas politik dan keamanan di wilayah perbatasan juga menjadi faktor penting yang memengaruhi kelancaran proyek ini.
Baca Juga: Empat Pelaku Penembakan di Tol Tangerang-Merak Ditangkap, Diduga Libatkan Anggota TNI
Jika kerja sama ini terealisasi, Yordania diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam mendukung stabilitas energi di Suriah.