INSIBERNEWS - Kecelakaan Pesawat Jeju Air pada Minggu (29/12) telah mengundang duka banyak orang. Bukan hanya keluarga para penumpang saja yang berduka.
Presiden sementara Korea Selatan, Choi Sang Mok telah mengumumkan masa berkambung nasional atas adanya kecelakaan tersebut.
Pesawat yang memuat 181 penumpang itu telah menyebabkan korban tewas 179 orang dan 2 orang selamat.
Baca Juga: Soroti Vonis Harvey Moeis Ringan, Mahfud MD Sebut Hukumannya Menusuk Rasa Keadilan
Sementara itu beredar di media sosial X ditemukannya pesan singkat dari salah satu penumpang Jeju air yang telah mengirimkan pesan terakhir untuk ibunya.
Sebelum terjadinya kecelakan pesawat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan sekitar pukul 09.45. Sebelumnya penumpang telah diseru untuk menghubungi keluarga, dikarena pesawat tidak bisa landing akibat menabrak sekawan burung.
Hal tersebut dapat diketahui dari pesan salah satu penumpang, sebagai berikut,
Baca Juga: When The Phone Rings dan Aktor Yoo Yeon Seok Jadi Drama dan Aktor Yang Paling Banyak di Sorot
"Mama, katanya ada burung yang strike di mesin mesin pesawat, sepertinya gak bisa landing, tiba-tiba mereka menyeruku menelpon,"
"Karena mama gak angkat, aku kirim chat mama, aku mencintaimu," tulis salah satu penumpang Jeju air.
Sementara itu, berdasarkan pantauan INSIBERNEWS dari halaman koreaherald, kelompok usia terbesar dalam pesawat merupakan individu berusia 50-an, dengan 40 penumpang. 39 orang berusia 60-an, lalu 32 orang berusia 40-an, 24 orang berusia 70-an, 16 orang berusia 30-an, 10 orang berusia 20-an, serta sembilan remaja, dan lima anak di bawah 10 tahun.***