Sehingga, jika masyarakat Banjarbaru mencoblos Paslon nomor urut 2 maka suaranya dianggap tidak sah.
Menurut perhitungan dari Gerakan Masyarakat Banjarbaru, suara tidak sah mencapai 78.883 suara, atau 68,69%.
Sedangkan Paslon nomor urut 1 mendapatkan 36.117 suara atau 31,40%.
Dengan hasil tersebut maka bisa dikatakan bahwa Paslon nomor urut 1 kalah telak dalam Pilkada Banjarbaru.
Namun, Paslon nomor urut 1 tetap memenangkan Pilkada Banjarbaru 2024.***