INSIBERNEWS - Debat publik ketiga yang mempertemukan calon Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Rabu, 13 November 2024, berlangsung tegang.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah saat calon Bupati nomor urut 3, Nizar Rahmatu, tersulut emosi dan mendatangi pendukung pasangan lawan di tengah debat yang sedang berlangsung.
Baca Juga: YLKI Tolak Kenaikan Tarif PPN Jadi 12 Persen Pada 2025, Sebut Bebani Masyarakat Kecil
Kejadian bermula saat Nizar membahas pentingnya pemerataan pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong. Saat itu, terdengar teriakan dari arah penonton yang membuat Nizar terkejut.
Tanpa bisa menahan emosinya, Nizar segera meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menegur dan menangkap orang yang meneriakinya, dan dengan cepat turun dari panggung menuju barisan penonton yang diduga melakukan teriakan tersebut.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program Kerja di Semarang, Lakukan Kunjungan ke Beberapa Lokasi
Momen tersebut sempat mengganggu jalannya debat yang seharusnya berjalan dengan tenang.
Untungnya, petugas keamanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong bersama aparat kepolisian sigap merespons dan mengamankan situasi agar tidak semakin memanas.
Baca Juga: Polrestabes Bandung Gerebek Markas Judi Online di Perumahan Muara Baru Regency
Setelah beberapa saat, pembawa acara meminta Nizar untuk kembali ke panggung dan melanjutkan debat.
Insiden ini menunjukkan betapa ketegangan antara pasangan calon Bupati semakin memuncak menjelang hari pemilihan.
Baca Juga: Selebgram Transgender Isa Zega Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Usai Beribadah Umroh
Meskipun peristiwa ini mengganggu jalannya debat, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme masyarakat yang terus mengikuti jalannya pemilu dengan penuh perhatian.