Baca Juga: Usai Pertandingan Keenam, Ini Klasemen Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Meski terkesan ambisius, Erick menegaskan bahwa langkah ini masih berada di tahap awal.
Banyak hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari aspek regulasi hingga kesiapan operasional.
"Ini baru rencana awal. Masih butuh waktu untuk mematangkan konsep ini sebelum benar-benar bisa dijalankan" jelasnya.
Baca Juga: Biodata Abbosbek Fayzullaev yang Cetak Gol Lawan Korea Utara: Umur hingga Instagram
Jika rencana ini terealisasi, Garuda Indonesia tidak hanya akan memperkuat posisinya sebagai maskapai nasional, tetapi juga membantu mengoptimalkan efisiensi operasional di industri penerbangan secara keseluruhan.
Selain itu, kolaborasi antara Garuda dan maskapai swasta diharapkan mampu menciptakan ekosistem penerbangan yang lebih solid dan terintegrasi.
Baca Juga: Unik! Tren Panti Jompo Khusus untuk Anak Muda yang Stres Kerja Semakin Populer di China
Dengan dorongan ini, Erick berharap sektor penerbangan nasional semakin kompetitif, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di panggung internasional.
"Ini adalah bagian dari misi besar kita untuk membuat industri penerbangan Indonesia lebih kuat dan berdaya saing" pungkasnya.