Salah satu upaya utama adalah pemanfaatan teknologi digital dalam pertanian, seperti penggunaan aplikasi untuk manajemen lahan, pemantauan cuaca, hingga penjualan hasil pertanian secara online.
Dengan demikian, petani milenial dapat lebih mudah mengakses pasar dan meningkatkan produktivitas.
Baca Juga: NAACP Kecam Pesan Teks Rasis Pasca Pilpres AS, FBI Lakukan Penyelidikan
Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan mengubah pandangan negatif terhadap sektor pertanian yang selama ini dianggap tidak menjanjikan.
Melalui program ini, Kementerian Pertanian berupaya untuk menciptakan generasi petani yang inovatif, produktif, dan berdaya saing tinggi.
Di tengah tantangan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, program "Petani Milenial" menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.***