INSIBERNEWS - DPR menilai bahwa Kemenpora terlalu sering melakukan naturalisasi atlet sepak bola.
Sehingga anggota DPR kritik naturalisasi atlet yang kerap kali dilakukan oleh Kemenpora.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPR fraksi Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah pada rapat Komisi X dengan Menpora.
Baca Juga: Kabar Gembira! Sekolah Negeri dan Swasta di Jakarta Gratis Mulai Juli 2025
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube TVR Parlemen (5/11/2024), Anita Jacoba mempertanyakan mau sampai kapan Indonesia akan menggunakan atlet asing.
“Mau sampai kapan kita terus mengambil atlet dari luar, padahal di sana mereka juga dilatih,” ujar Anita Jacoba.
Akibat terlalu sering dilakukan naturalisasi pemain sepak bola, Anita Jacoba mempertanyakan kualitas pelatih di Indonesia.
Baca Juga: Kemen Komdigi Nonaktifkan 11 Pegawai yang Terlibat Kasus Jaga Situs Judi Online
Karena menurut Anita Jacoba, atlet asing juga sama-sama mendapat pelatihan dari pelatih seperti di Indonesia.
Oleh karena itu Anita Jacoba mengusulkan untuk melakukan naturalisasi pelatih jika memang diperlukan
“Bagaimana pelatih-pelatih kita ini di Indonesia, kalau memang perlu jangan atletnya, pelatihnya dong kita ambil dari luar negeri,” ucap Anita Jacoba.
Baca Juga: FBI Ingatkan Jangan Asal Klik, Karena Ada Ancaman Peretas Bisa Akses Email Kita
Jika negara mengandalkan atlet naturalisasi untuk memperkuat tim, hal ini bisa menunjukkan adanya kekurangan dalam pengembangan talenta lokal yang seharusnya menjadi fokus utama dalam pembinaan olahraga.