INSIBERNEWS - Di dunia digital, kita wajib waspada terhadap ancaman serangan peretas yang bis akses email kita.
Bahkan peretas tetap bisa masuk ke email kita walaupun sudah menggunakan otentikasi multifaktor (MFA).
Serangan bermula dari adanya pengiriman link pishing, jika link tersebut dibuka maka perangkat lunak berbahaya akan otomatis terdownload.
Baca Juga: Unik! Bandara Mumbai Sediakan 9 Anjing untuk Terapi Bagi Para Penumpang Agar Tidak Stres
Selain itu, akses masuk ke email kita bisa didapatkan oleh peretas melalui cookies keamanan.
“Biasanya jenis cookies ini dihasilkan ketika pengguna mengklik kotak centang ‘ingat perangkat ini’ saat masuk ke situs web,” ungkap pihak FBI.
“Jika penjahat dunia maya mendapatkan cookies Remember-Me dari logis terbaru pengguna ke email web mereka, mereka dapat menggunakan cookies tersebut untuk login sebagai pengguna tanpa memerlukan nama pengguna, kata sandi, atau autentikasi multifaktor,” lanjutnya.
Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Meletus, 10 Orang Meninggal Tertimpa Batu yang Tembus ke Atap Rumah
Meretas akun email merupakan salah satu bentuk serangan siber yang dapat membahayakan keamanan pribadi dan profesional seseorang.
Ketika email diretas, peretas bisa mendapatkan akses ke informasi pribadi, seperti kata sandi, nomor identitas, dan data penting lainnya yang ada dalam inbox atau lampiran.
Akibatnya, informasi sensitif dapat dicuri atau disalahgunakan untuk keperluan ilegal, seperti penipuan identitas atau pencurian uang.
Baca Juga: Jelang Rilis Album Comeback Solo, Rose Spill Pengalamannya Rasakan Toxic Relationship
Selain itu, email yang diretas sering kali digunakan untuk melakukan serangan lebih lanjut, seperti mengirimkan email phishing kepada kontak-kontak korban.
Artikel Terkait
Peretas Pusat Data Nasional, Minta Tebusan 8 Juta Dolar
Pemerintah Tolak Bayar Tebusan Peretas PDN Senilai Rp 131 M, Data Sudah Diamankan!
Peretas Ransomware PDN Minta Maaf ke Indonesia, Janji Bakal Berikan Kunci Pembuka Gratis
Email DPR Diduga Diretas, Kirim Pesan Perlawanan ke Ribuan Orang
Indodax Kena Hack? Investigasi Berlanjut, Aset Crypto Pengguna Tetap Aman