Setelah hari pemilihan, hasil suara akan menentukan siapa yang akan memimpin Banten dan membawa perubahan serta solusi bagi tantangan yang dihadapi provinsi ini.
Pilkada Banten bukan hanya menentukan masa depan politik lokal, tetapi juga mencerminkan dinamika politik nasional, menunjukkan bagaimana aspirasi masyarakat terhadap pembangunan dan pemerintahan lokal dapat terwujud.
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @matanajwa (28/8/2024), Airin akan dipasangkan dengan Adi Sumardi sebagai bakal Cawagub Pilkada Banten. Adi Sumardi sendiri merupakan DPD PDI Perjuangan Banten.
Di sisi lain, Golkar yang telah tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah mengusung pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah di Pilkada Banten.
Meski demikian, Golkar memberikan izin Airin untuk maju di Pilkada Banten meski dengan dukungan dari partai lain.
Baca Juga: Waduh! Ternyata Lulusan SMK Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak Menurut Menaker
Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia kemudian memberikan formulir B1-KWK kepada Airin.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantarkan Airin ke Pilkada Banten dengan dukungan dari PDI Perjuangan.
“Ibu Airin adalah anak kandung dari Partai Golkar. Sebagai ibu kandung dari anakn yang melahirkan dan membesarkan, rasanya tidak pas kalau kemudian tidak diantarkan oleh ibu kandungnya untuk ikut berkompetisi,” ujar Bahlil.***