INSIBERNEWS - Brigjen TNI Dendi Suryadi dan Politikus Partai Gerindra, Alif Turiadi resmi maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Kutai Kartanegara (Kukar) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kukar 2024.
Pasangan dengan akronim DEAL (Dendi-Alif) ini didukung penuh oleh koalisi besar, hingga Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang bersedia bertarung di Pilkada Kukar dengan kekuatan 29 kursi DPRD Kukar.
Adapaun partai pendukung pasangan Dendi Suryadi dan Alif Turiadi di antaranya adalah Partai Golkar dengan 9 kursi, Gerindra 6 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 4 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 4 kursi, Partai Nasional Demokrat (NasDem) 4 kursi, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2 kursi.
Baca Juga: Pecahkan Rekor! Black Myth Wukong Jadi Game dengan Penjualan Terbanyak
Rapat konsolidasi koalisi ini dilaksanakan di Hotel Grand Fatma Tenggarong pada Minggu (25 Agustus 2024).
Dendi Suryadi mengatakan bahwa rapat konsolidasi ini bertujuan untuk memantapkan visi misi serta merapatkan barisan jelang proses pendaftaran sebagai calon bupati dan wakil bupati Kukar 2024.
Pasangan DEAL mengusung tagline "Gerbang Nusantara" yang fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dengan rapat konsolidasi partai koalisi pengusung pasangan DEAL ini, sangat mungkin Pilkada Kukar 2024 akan diikuti oleh tiga pasangan calon.
Baca Juga: Resep Mochi Cream Cheese Filling, Cita Rasa Lembut Creamy ala Cafe Korea
Sebelumnya, Bapaslon Jalur Perseorangan Awang Yacoub Luthman (AYL) dan Ahmad Zais (AZA) telah terlebih dahulu mendeklarasikan diri setelah dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk mencalonkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati Kukar.
Pasangan petahana saat ini, Edi Damansyah dan Rendi Solihin, kembali diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dengan kekuatan keterwakilan di DPRD Kukar sebanyak 16 kursi, sekaligus menjadi partai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Sebagai informasi Dendi Suryadi merupakan jenderal TNI berdarah Kutai dan satu-satunya putra Kaltim yang berhasil pecah bintang. Ia pernah menjadi Dandim 0906/KKR dan Danrem 092/ASN.
Dendi rela meninggalkan jabatan di militer demi membangun Kuta Kartanegara. Selama 31 tahun mengabdi sebagai prajurit, Dendi kini mantap terjun ke dunia politik. (***)
Artikel Terkait
Buntut Kasus Pencucian Uang, KPK Sita Harta Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari!
Sekjen PSI Sebut Kaesang Tak Pernah Minat Maju di Pilkada 2024
Partai Buruh Usung Anies Baswedan dalam Pilkada dengan Ahok Sebagai Salah Satu Kandidat Cawagub
Ramai Seruan Tolak Nepotisme Pasca DPR Kacaukan UU Pilkada, Ternyata Ini Dampak Buruk untuk Rakyat
Prabowo Dituding Marah Imbas Manuver RUU Pilkada, Gerindra Buka Suara!
Kaesang Pengarep Tidak Akan Maju Pilkada 2024, PSI : Sangat Patuh Konstitusi