“Ya ini soal tekanan dari luar. Yang kita tahu di internal Airlangga leading (memimpin) untuk menjadi ketua umum lagi. Tapi dapat tekanan dari eksternal, dari kekuasaan. Akhirnya Airlangga selesai juga di Golkar,” lanjutnya.
Nantinya Airlangga Hartarto akan digantikan oleh sosok yang lebih dekat dengan penguasa.
Baca Juga: Resmi! Agus Gumilang Jadi Plt Ketum Golkar Gantikan Airlangga Hartarto
Saat Presiden Jokowi ditanya mengenai posisi Airlangga sebagai Menteri apakah bisa dilengserkan juga, maka ia menjawab bahwa posisi tersebut masih aman.
Karena posisi Airlangga di dalam kabinet Indonesia Maju dinilai tidak menimbulkan masalah.
“Oh kalau di bawah kabinet Indonesia Maju saya kira tidak ada masalah,” ungkap Jokowi.
Baca Juga: Demi Mengejar Ilmu, Oki Setiana Dewi Putuskan Pindah ke Mesir
Menpora Dito Ariotedjo sekaligus Wakil Ketua Golkar saat ini menambahkan pernyataan Jokowi.
Dito menyampaikan bahwa hubungan antara Jokowi dengan Airlangga tidak ada masalah.
Justru selama berada di IKN, Jokowi dan Airlangga terlihat sangat akrab dan penuh senyum.
Baca Juga: Nama Bahlil Lahadalia Diisukan Akan Gantikan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Golkar, Benarkah?
“Dari tadi malam (Airlangga) sama Pak Jokowi sangat akrab dan senyum terus,” ungkap Dito Ariotedjo.
Di samping itu Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa dirinya tidak ada sangkut pautnya dengan masalah internal Golkar dengan Airlangga Hartarto yang membuat Airlangga mengundurkan diri.***