INSIBERNEWS - Sudah menjadi rahasia umum jika Presiden Jokowi melakukan cawe-cawe saat Pemilu, kali ini hal serupa diisukan kembali terjadi pada mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Airlangga Hartarto mundur dari Ketua Umum Golkar pada 10 Agustus 2024, hal ini dinilai terjadi secara tiba-tiba.
Mendengar pernyataan Airlangga Hartarto yang mengungkapkan alasannya mengundurkan diri, sejumlah Pakar Politik mengendus adanya cawe-cawe dari Presiden Jokowi.
Dikutip InsiberNews dari akun Instagram @narasinewsroom (14/8/2024), menanggapi isu yang ramai beredar tentang perannya yang cawe-cawe terhadap mundurnya Airlangga, akhirnya Presiden Jokowi buka suara.
Jokowi yang sedang berada di IKN setelah rapat paripurna kabinet perdana di IKN diwawancarai mengenai isu tersebut.
Menurutnya, mundurnya Airlangga dari Golkar merupakan urusan internal partai, dia tidak mencampuri urusan tersebut.
Baca Juga: Resmi! Segini Bonus Atlit Indonesia Peraih Medali di Olimpiade Paris
“Urusan Airlangga itu urusan internal partai. Di partai itu ada proses, ada mekanisme. Silahkan tanyakan kepada Golkar, kepada Pak Airlangga,” ucap Jokowi.
“Jangan saya mencampuri internal partai,” lanjutnya.
Dengan tegas Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan cawe cawe.
“Tidak ada,” tegas Jokowi.
Baca Juga: Keroyokan! Berikut Para Idola Kpop Yang Akan Comeback Dalam Waktu Mendatang
Artikel Terkait
Tak Kuat Hadapi Politik yang Keras dan Kasar, Jusuf Hamka Mundur dari Golkar Susul Airlangga Hartarto
Pakar Politik Nilai Airlangga Hartarto Mundur dari Golkar Karena Tekanan, Benarkah?
Bakornas FOKUSMAKER Menilai, Bahlil Lahadalia Sosok Tepat untuk Lanjutkan Kepemimpinan Partai Golkar
Nama Bahlil Lahadalia Diisukan Akan Gantikan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Golkar, Benarkah?
Resmi! Agus Gumilang Jadi Plt Ketum Golkar Gantikan Airlangga Hartarto