INSIBERNEWS - Partai Golkar telah melakukan rapat pleno setelah Airlangga Hartarto mengundurkan diri dari posisi Ketua Umum.
Rapat pleno Golkar diadakan pada Selasa (13/8/2024) di kantor DPP Partai Golkar guna menentekan pengganti Airlangga Hartarto.
Golkar tidak mau bersama-lama membiarkan posisi Ketua Umum kosong setelah Airlangga Hartarto mengundurkan diri oleh karena itu rapat pleno segera dilaksanakan.
Baca Juga: Sebagian Besar Ibu Mengalami Baby Blues Setelah Melahirkan Anak Pertama: Apa yang Perlu Diketahui?
Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar secara tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya.
Dalam pernyataan pengunduran diri dari Ketua Golkar, Airlangga Hartarto menyatakan ada alasan dibalik tindakannya tersebut.
Airlangga Hartarto sendiri sudah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar sejak 2017 silam.
Baca Juga: Demi Mengejar Ilmu, Oki Setiana Dewi Putuskan Pindah ke Mesir
Airlangga Hartarto telah mempertimbangkan dengan matang pengunduran diri tersebut.
Dibalik pengunduran diri Airlangga Hartarto yang terkesan secara tiba-tiba ternyata ada alasan khusus di baliknya.
Yaitu agar Partai Golkar tetap utuh, selain itu ada juga tujuan agar terciptanya stabilitas pada saat transisi pemerintahan nantinya.
Dikutip InsiberNews dari akun Instagram @golkar.indonesia (14/8/2024), rapat pleno Golkar memutuskan Agus Gumilang menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
Artikel Terkait
Terungkap! Ini Alasan Airlangga Hartarto Mengundurkan Diri dari Ketua Umum Partai Golkar
Tak Kuat Hadapi Politik yang Keras dan Kasar, Jusuf Hamka Mundur dari Golkar Susul Airlangga Hartarto
Pakar Politik Nilai Airlangga Hartarto Mundur dari Golkar Karena Tekanan, Benarkah?
Bakornas FOKUSMAKER Menilai, Bahlil Lahadalia Sosok Tepat untuk Lanjutkan Kepemimpinan Partai Golkar
Nama Bahlil Lahadalia Diisukan Akan Gantikan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Golkar, Benarkah?