news

Kisruh! Akses Jalan SMP Petra Surabaya Ditutup Warga Karena Tak Mau Bayar Iuran Jalan Rp 140 Juta per Bulan, Benarkah?

Senin, 5 Agustus 2024 | 11:16 WIB
Konflik SMP Petra 3 Surabaya dengan RW sekitar terkait iuran akses jalan umum (YouTube/Armuji)

“Jadi gini, membayar BPJS, uang BPJS dititipkan ke security, namanya Pak Iswadi, tak tanya apakah benar ini uang dibayarkan ke BPJS, enggak pak malah dibuat beli rokok,” ungkap perwakilan SMP Petra.

Warga tidak terima dikatakan melakukan pungli kemudian kedua pihak ini mengalami cek cok.

Baca Juga: Mahasiswi Pekanbaru Tabrak Orang hingga Tewas dan Pakai Narkoba Tapi Asyik Main Instagram Saat Ditangkap

Masalah ini dimediasi oleh Wakil Walikota Surabaya, Armuji yang memberikan solusi agar warga menurunkan iurannya menjadi Rp25 juta seperti yang diminta oleh pihak SMP Petra.

Tetapi warga sekitar menolak. Pihak SMP Petra mengaku sebelumnya terpaksa membayar iuran sebesar Rp32 juta karena kerap kali mendapatkan ancaman dari warga sekitar berupa penutupan jalan.

Warga kemudian memerintah SMP Petra untuk mencari jalan lain saja jika tidak mau membayar iuran. Misalnya dengan cara membeli tanah di belakang sekolah kemudian membuat jalan sendiri.

Baca Juga: Jelang HUT kemerdekaan RI ke-79, Ini Gowes Sehat Santai Sinegritas Tiga Pilar Purwakarta

Kisruh! Akses Jalan SMP Petra Surabaya Ditutup Warga Karena Tak Mau Bayar Iuran Jalan Rp 140 Juta per Bulan, Benarkah?

Wakil Walikota Surabaya, Armuji menyimpulkan bahwa konflik ini timbul karena adanya ketidaksepakatan mengenai nominal uang iuran dan hingga saat ini kedua pihak belum menemukan titik terang.

“Kalau iurannya cocok enggak macet tapi kalau enggak cocok dikata macet. Itu juga jalan umum, bukan milik perorangan karena sudah jadi fasilitas umum Pemkot,” ujar Armuji.

Halaman:

Tags

Terkini