news

Gedung BPN Karawang Ludes Terbakar, Kementerian ATR Gandeng Polisi Usut Pemicu Api

Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:38 WIB
Ilustrasi kebakaran pondok pesantren Muta'alimin (dok ist)
INSIBERNEWS - Musibah kebakaran hebat melanda Gedung Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sejak Rabu (14/10/2026) malam hingga Kamis pagi.
 
Peristiwa nahas yang melahap sebagian besar bangunan tersebut langsung mendapat atensi khusus dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengusut tuntas pemicu utamanya bersama aparat penegak hukum.

"Kami memberikan waktu dan ruang ke pihak kepolisian untuk menyelidiki dan melakukan investigasi atas terjadinya kebakaran di kantor BPN Karawang," ujar Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, merespons musibah yang menghanguskan pusat pelayanan administrasi tersebut.
 
Baca Juga: Danantara Indonesia Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Pelanggan PLN Batam

Mengacu pada kesaksian awal yang dihimpun dari petugas keamanan jaga malam, percikan api mematikan itu diduga pertama kali bersumber dari lantai dua gedung.
 
Kendati demikian, kepolisian setempat akan segera menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh demi menyimpulkan sumber utama penyebab kebakaran tanpa adanya spekulasi liar.

"Kebakaran terlihat berdampak pada sejumlah ruangan, termasuk gudang arsip. Tingkat kerusakan secara keseluruhan baru bisa dipastikan saat api benar-benar padam," kata Ossy menjelaskan bahwa api merembet cukup cepat hingga menjangkau ruang penyimpanan berkas vital.
 
Baca Juga: Kisah Kaka Mauladi di Promedia, Bukti MagangHub Bisa Jadi Jembatan Menuju Dunia Kerja

Beruntung, insiden yang terjadi di luar jam operasional tersebut sama sekali tidak memakan korban jiwa maupun korban luka.
 
Fokus utama pihak kementerian saat ini adalah melakukan penyisiran ke area yang sudah dinilai aman demi menyelamatkan aset berharga serta dokumen-dokumen tanah milik masyarakat di balik reruntuhan bangunan.

"Peninjauan langsung ini untuk memastikan keselamatan pegawai sekaligus memantau pemadaman dan upaya penyelamatan dokumen pertanahan," tutur Ossy yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga hak milik masyarakat meski tengah dilanda bencana.
 
Baca Juga: Soroti Polemik Putusan MK, Syahganda Tegaskan Gibran Tak Bisa Dimakzulkan

Perjuangan menaklukkan amukan api ini memakan waktu berjam-jam dengan mengerahkan sedikitnya delapan unit armada pemadam dari BPBD Kabupaten Karawang.
 
Operasi pemadaman yang berlangsung semalaman suntuk itu akhirnya sukses dikendalikan pada Kamis pagi, berkat kerja sama solid dengan tim kawasan industri KIIC serta bantuan dari personel Kodim Karawang.***

Tags

Terkini