Diterpa Badai OTT KPK, BNPB Janji Tak Akan Intervensi Hukum dan Jamin Tanggap Bencana Tetap Jalan

Photo Author
- Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:16 WIB
Sestama BNPB Rustian. Foto:  Instagram/@bnpb_indonesia
Sestama BNPB Rustian. Foto: Instagram/@bnpb_indonesia
INSIBERNEWS - Institusi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengambil sikap tegas usai geger Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret nama pejabat teras mereka.
 
Alih-alih melindungi oknum yang bermasalah, lembaga negara ini justru menyatakan komitmennya untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut tuntas skandal dugaan penyelewengan dana darurat kebencanaan tersebut.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, memastikan bahwa pihaknya sama sekali tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang sedang bergulir.
 
 
Ia menegaskan instansinya siap bersikap kooperatif dengan menyerahkan seluruh akses data maupun informasi yang sekiranya dibutuhkan oleh penyidik lembaga antirasuah.

"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kami berkomitmen memberikan dukungan data sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tutur Berton dalam keterangan resminya pada Selasa (13/10/2026).

Guna mencegah hilangnya barang bukti dan mendukung transparansi, pimpinan BNPB telah menginstruksikan jajaran Inspektorat Utama untuk bergerak cepat melakukan pengawasan melekat.
 
 
Langkah penelusuran internal ini difokuskan pada pengamanan dokumen-dokumen krusial yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan pusaran proyek pengadaan barang dan jasa yang tengah bermasalah.

"Pimpinan telah menginstruksikan Inspektorat Utama untuk melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen. Kami juga meminta masyarakat dan media untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari penegak hukum," pinta Berton meredam kegaduhan publik.

Meski tengah diterpa badai hukum yang menyeret nama Sekretaris Utama (Sestama) Rustian, Berton menjamin bahwa roda organisasi sama sekali tidak akan mengalami kelumpuhan.
 
Seluruh pegawai dan relawan kebencanaan telah diinstruksikan untuk tetap fokus menjalankan mandat utama kemanusiaan di lapangan, sehingga program penanggulangan bencana di berbagai daerah dipastikan tetap berjalan normal tanpa hambatan.
 

Tragedi memalukan ini sendiri mencuat ke publik setelah KPK menggelar operasi senyap di kawasan Jabodetabek dan meringkus 14 orang yang diduga menilap dana siap pakai untuk bencana.
 
Dari tangan para terduga pelaku, penyidik berhasil merampas barang bukti berupa uang tunai senilai Rp1,4 miliar beserta logam mulia emas dalam bentuk batangan maupun buku tabungan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X