Ia mempertanyakan bagaimana perbedaan dukungan terhadap tim sepak bola bisa berujung pada tindakan kekerasan yang merenggut nyawa suaminya. Kini, dua putri mereka harus tumbuh tanpa kehadiran seorang ayah.
Beauty juga berharap aparat penegak hukum memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pihak yang bertanggung jawab atas kematian suaminya.
Menurutnya, peristiwa tersebut telah menghancurkan masa depan keluarganya yang selama ini bergantung pada korban sebagai pencari nafkah utama. ***