Tragis! Cekcok Usai Messi Gagal Penalti di Piala Dunia 2026 Berujung Maut, Suporter Tewas Dibunuh

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:28 WIB
Tragis! Cekcok Usai Messi Gagal Penalti di Piala Dunia 2026 Berujung Maut, Suporter Tewas Dibunuh (Ilustrasi/istimewa)
Tragis! Cekcok Usai Messi Gagal Penalti di Piala Dunia 2026 Berujung Maut, Suporter Tewas Dibunuh (Ilustrasi/istimewa)

INSIBERNEWS - Kekalahan emosional yang dirasakan pendukung Argentina setelah Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti di Piala Dunia 2026 ternyata memicu tragedi memilukan di Bangladesh. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat keributan saat menyaksikan laga Argentina melawan Mesir.

Insiden tersebut terjadi di wilayah Cumilla, Bangladesh, ketika sejumlah warga berkumpul di sebuah warung teh untuk menonton pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan laporan sejumlah media lokal, korban bernama Mohammed Shariful Islam (35). Ia diduga menjadi sasaran penganiayaan setelah perdebatan terkait jalannya pertandingan berubah menjadi aksi kekerasan.

Baca Juga: Rumah Febrie Adriansyah Sepi Usai Mundur dan Jadi Tersangka, Tak Ada Lagi Penjagaan TNI

Pada laga tersebut, Mesir lebih dulu unggul melalui gol sundulan Yasser Ibrahim pada menit ke-15. Argentina kemudian memperoleh peluang emas untuk menyamakan skor ketika wasit memberikan hadiah penalti enam menit berselang.

Namun kesempatan itu gagal dimaksimalkan Lionel Messi. Tendangan sang megabintang berhasil ditepis kiper Mesir, Mostafa Shobeir, yang tampil gemilang di bawah mistar gawang.

Kegagalan penalti tersebut disebut memicu suasana panas di lokasi nobar. Menurut keterangan saksi yang dikutip media setempat, Shariful sempat melontarkan ejekan kepada pendukung Argentina setelah Messi gagal mencetak gol.

Baca Juga: Fakta Kasus Etik Suryani: KPK Ungkap Dugaan Setoran 40 Persen dari Insentif Pegawai

Ucapan itu memancing reaksi sejumlah penonton lain hingga perdebatan berubah menjadi pertikaian fisik.

Kepala Pos Polisi Nazira Bazar, Shankar Kumar Das, menjelaskan bahwa dua pria yang dikenal dengan nama Babu dan Main Uddin Malu diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap korban. Keduanya disebut memukul bagian kepala Shariful saat keributan berlangsung.

Warga yang berada di lokasi kemudian berupaya menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Cumilla. Sayangnya, nyawa Shariful tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Baca Juga: KPK Resmi Tahan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, OTT Terkait Pemerasan ASN

Laporan media Bangladesh lainnya menyebutkan bahwa Shariful sehari-hari bekerja sebagai pengemudi becak motor. Saat pertandingan berlangsung, ia diketahui memberikan dukungan kepada tim Mesir.

Kabar kematian Shariful meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Sang istri, Beauty Banu, mengaku tidak menyangka sebuah pertandingan sepak bola dapat berakhir dengan kehilangan sosok kepala keluarga.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X