Kasus ini turut memunculkan sorotan terhadap perlindungan dan pemahaman hak pekerja migran, terutama perempuan yang bekerja di luar negeri.
Aktivis serikat pekerja di Jepang, Shiro Sasaki, menilai tragedi seperti ini bisa dicegah apabila pekerja migran mendapatkan informasi yang cukup mengenai hak kehamilan, persalinan, serta perlindungan kerja yang berlaku di negara tujuan.***