news

MUI Murka Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla, Desak WNI Segera Dibebaskan

Selasa, 19 Mei 2026 | 13:35 WIB
MUI Murka Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla, Desak WNI Segera Dibebaskan (Anadolu )

“Tindakan Israel yang menghalangi langkah kemanusiaan melalui kapal Sumud Flotilla termasuk penculikan wartawan yang ikut dalam misi ini adalah tindakan yang memalukan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).

Sudarnoto menegaskan bahwa penahanan terhadap jurnalis maupun aktivis kemanusiaan tidak akan menghentikan solidaritas internasional untuk Palestina.

Ia juga meminta negara-negara yang mendukung Palestina mengambil langkah diplomatik dan hukum terhadap tindakan Israel.

Baca Juga: Diduga Terdesak Utang, Sopir Ekspedisi Kabur Bawa Truk Operasional Milik Majikan

Selain itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar segera melakukan upaya nyata untuk melindungi WNI yang ditahan.

Pemerintah Indonesia: Kontak dengan Kapal dan Jurnalis Terputus

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan hingga kini keberadaan jurnalis Indonesia Bambang Noroyono beserta kapal yang membawanya masih belum diketahui.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan komunikasi dengan kapal serta Bambang Noroyono terputus.

Menurut Kemlu, status kapal maupun kondisi awak di dalamnya masih belum dapat dipastikan.

Baca Juga: Prabowo Bongkar Pesan ke BPKP: Jangan Takut Periksa Orang Dekat Saya

Pemerintah Indonesia pun mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh awak kapal dan menjamin keberlanjutan distribusi bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Saat ini, Direktorat Perlindungan WNI (PWNI) Kemlu terus melakukan koordinasi intensif bersama KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Ammanmguna memantau perkembangan situasi dan memastikan keselamatan warga Indonesia yang terlibat dalam misi tersebut.

Insiden intersepsi Global Sumud Flotilla kembali menyoroti tingginya ketegangan terkait akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Baca Juga: WNA India Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya, Dugaan Sementara Bunuh Diri

Penangkapan relawan dan jurnalis internasional, termasuk WNI, memicu perhatian global sekaligus memperkuat sorotan terhadap upaya pengiriman bantuan bagi warga Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan. ***

Halaman:

Tags

Terkini