INSIBERNEWS - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen menegangkan ketika sebuah angkutan kota (angkot) hampir tertabrak kereta rel listrik (KRL) di kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.
Insiden tersebut terjadi di perlintasan sebidang JPL 29A, wilayah Jembatan Besi. Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini pada Senin (16/2/2026), terlihat angkot berada tepat di atas rel saat rangkaian KRL melintas.
Berdasarkan informasi yang beredar, angkot diduga terjebak di tengah perlintasan akibat kemacetan parah di sekitar lokasi. Arus kendaraan yang padat membuat sopir tidak bisa segera melaju ke depan maupun mundur untuk menghindari jalur kereta.
Dalam video tersebut, jarak antara bodi angkot dan kereta tampak sangat tipis. Suasana di lokasi pun terdengar panik. Seorang warga yang menyaksikan kejadian itu berteriak mengingatkan sopir agar tidak bergerak mundur.
Ketegangan semakin terasa ketika kereta melintas hanya dalam hitungan detik dari posisi kendaraan. Beruntung, tidak terjadi benturan ataupun gesekan antara angkot dan KRL.
Rangkaian yang melintas diketahui merupakan KRL Commuter Line rute Cikarang Line. Meski situasi terlihat sangat berbahaya, perjalanan kereta tetap berlangsung tanpa gangguan berarti.
Insiden ini pun tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan kendaraan. Namun, kejadian tersebut menjadi sorotan warganet karena dinilai sangat berisiko dan nyaris berujung fatal.
Perlintasan Rawan Saat Jam Sibuk
Warga sekitar menyebut, kondisi lalu lintas di perlintasan Jembatan Besi memang kerap mengalami kepadatan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Kombinasi kemacetan dan perlintasan sebidang tanpa ruang cukup sering kali memicu situasi berbahaya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri melintas rel ketika kondisi di depan belum memungkinkan. Menghentikan kendaraan tepat di atas rel kereta sangat berisiko, terlebih saat palang pintu atau sinyal peringatan sudah aktif.
Imbauan Keselamatan di Perlintasan Kereta
Pengendara diharapkan selalu: