news

WEF 2026 Jadi Panggung Prabowo Tegaskan Perang Melawan Korupsi: 'Pemerintahan Tak Bisa Dibeli!'

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:06 WIB
Presiden Prabowo sampaikan Pidato di WEF 2026 (Foto : instagram/presidenrepublikindonesia)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap tegas pemerintahannya dalam memerangi korupsi dan praktik bisnis serakah yang dinilai merusak sendi-sendi kedaulatan negara.

Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan para pemimpin dunia dan pelaku ekonomi global dalam forum World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Prabowo menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan sekadar slogan politik, melainkan komitmen nyata yang menjadi fondasi pemerintahan yang ia pimpin. Ia menilai, korupsi dan praktik suap telah lama menjadi penghambat pembangunan dan sumber ketidakadilan ekonomi.

Baca Juga: Indonesia Pilih Optimisme Hadapi Disrupsi AI, Dunia Kerja Baru Jadi Peluang Strategis

Di hadapan para pengusaha global, Prabowo secara terbuka menyinggung masih adanya anggapan di kalangan tertentu bahwa pejabat negara dapat dengan mudah disuap demi melancarkan kepentingan bisnis.

“Saya menerima laporan bahwa dalam rapat-rapat mereka, ada yang mengatakan, ‘Tidak apa-apa, tidak ada pejabat pemerintah yang tidak bisa dibeli,’” ujar Prabowo.

Ia pun melontarkan tantangan langsung kepada pihak-pihak yang masih memiliki pola pikir tersebut, seraya menegaskan bahwa pendekatan seperti itu tidak akan lagi mendapat tempat di Indonesia.

Baca Juga: Dari Davos, Prabowo Pamerkan Laju Program Makan Bergizi Gratis ke Dunia

“Saya tantang mereka yang berani menyuap di pemerintahan saya. Mereka akan terkejut,” tegasnya.

Prabowo menambahkan, pemerintahannya tidak akan ragu menindak siapa pun yang mencoba menyuap aparat negara, baik dari kalangan swasta maupun internal pemerintahan sendiri. Konsekuensi hukum, menurutnya, akan ditegakkan tanpa pandang bulu.

Pernyataan ini sekaligus menjadi pesan kuat kepada komunitas bisnis internasional bahwa Indonesia tengah membangun iklim usaha yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Prabowo menilai, investasi yang sehat hanya dapat tumbuh di lingkungan yang bebas dari korupsi.

Baca Juga: Indonesia Masuk Inisiatif Dewan Perdamaian Global, Skema Keanggotaan dan Kontribusi Jadi Sorotan

Sejumlah peserta forum menilai sikap tegas Prabowo tersebut sebagai sinyal politik yang jelas, bahwa Indonesia ingin keluar dari stigma lama terkait praktik suap dan tata kelola yang lemah. Hal ini juga dinilai sejalan dengan upaya reformasi birokrasi dan penguatan penegakan hukum.

Dengan pesan keras yang disampaikan di panggung global, Prabowo berharap kepercayaan dunia terhadap Indonesia semakin kuat, sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang masih mencoba bermain di zona abu-abu hukum.***

Tags

Terkini