INSIBERNEWS - Kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi mengguncang wilayah Andalusia, Spanyol selatan, pada Minggu (18/1/2026) malam. Dua kereta cepat dilaporkan bertabrakan di lintasan dekat kawasan Adamuz, memicu salah satu insiden perkeretaapian paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.
Sedikitnya 21 orang dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa itu. Selain korban jiwa, lebih dari 70 penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam, mulai dari cedera ringan hingga kondisi kritis.
Baca Juga: Banjir Ganggu Jalur Rel, Sejumlah Kereta Jarak Jauh Dibatalkan PT KAI
Otoritas setempat menyebut sekitar 30 korban mengalami luka berat dan harus segera dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Andalusia. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi gerbong yang rusak parah dan lokasi kejadian yang cukup sulit dijangkau pada malam hari.
Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente, memastikan seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis.
“Tiga puluh orang yang terluka parah sudah dibawa ke rumah sakit dan saat ini berada dalam kondisi serius,” ujar Puente dalam pernyataannya pada Senin (19/1).
Baca Juga: BRILink Agen Waisun Dekatkan Akses Layanan Keuangan, Menjadi Tumpuan Warga di Papua Pegunungan
Ia menambahkan, pemerintah pusat telah mengerahkan seluruh sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu proses penyelamatan, perawatan korban, serta pemulihan jalur kereta yang terdampak kecelakaan.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut.
“Spanyol melewati malam penuh duka akibat kecelakaan kereta di Andalusia,” kata Sanchez, seperti dikutip dari laporan AFP.
Baca Juga: BSU 2026 Belum Cair, Pemerintah Ingatkan Pekerja Waspadai Informasi Palsu
Pemerintah Spanyol juga menetapkan koordinasi darurat dengan otoritas daerah untuk memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan dan informasi yang memadai terkait kondisi para penumpang.
Sementara itu, penyebab pasti tabrakan dua kereta cepat tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Otoritas perkeretaapian Spanyol belum memberikan keterangan rinci, namun tidak menutup kemungkinan adanya faktor teknis maupun kesalahan manusia.
Lintasan tempat kejadian untuk sementara ditutup guna kepentingan investigasi dan keselamatan. Pemerintah berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan setelah proses pemeriksaan selesai.***