news

600 Huntara Danantara Rampung di Aceh Tamiang, Warga Terdampak Bencana Mulai Tempati Hunian Baru

Selasa, 13 Januari 2026 | 15:47 WIB
Danantara Siapkan Ribuan Unit Rumah, Kebut Pembangunan Hunian untuk Korban Bencana (Instagram/Danantara.Indonesia)

INSIBERNEWS - BPI Danantara menuntaskan pembangunan sebanyak 600 unit Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang. Ratusan hunian sementara tersebut resmi diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana pada Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Pembangunan Huntara ini ditujukan untuk memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga yang sebelumnya kehilangan rumah akibat bencana alam.

Kehadiran hunian sementara diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas sehari-hari sembari menunggu proses pembangunan hunian permanen.

Baca Juga: Polemik Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakut, KPK Geledah hingga Ke Lingkar Internal Perpajakan

Dalam program tersebut, PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI turut mengambil peran penting. BUMN konstruksi ini dipercaya membangun 80 unit Huntara yang penyerahannya dilakukan secara bertahap mulai 8 Januari 2026.

Kontribusi ADHI menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah, BPI Danantara, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana.

Direktur Utama ADHI Karya, Moeharmein Zein Chaniago, menegaskan komitmen perusahaannya untuk hadir langsung membantu masyarakat dalam situasi darurat, khususnya melalui penyediaan hunian sementara.

Baca Juga: Danielle Marsh Buka Suara, Tangis Haru Warnai Sapa Perdana Usai Didepak Dari NewJeans

“ADHI Karya berkomitmen untuk memberikan kontribusi langsung dan berkolaborasi dengan stakeholder strategis dalam situasi darurat pascabencana, khususnya melalui penyediaan hunian sementara yang aman, layak, dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Moeharmein dalam keterangan resmi, Selasa (13/1/2026).

Ia menambahkan, pembangunan Huntara tidak hanya menitikberatkan pada kecepatan penyelesaian, tetapi juga pada aspek kualitas bangunan agar penghuni merasa aman dan nyaman selama menempatinya.

Pemerintah daerah Aceh Tamiang menyambut baik rampungnya proyek ini. Hunian sementara dinilai sangat membantu meringankan beban warga sekaligus menjadi simbol percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga: Airlangga Santai Hadapi Isu Tarif Trump, Nilai Dagang Indonesia–Iran Dinilai Tak Signifikan

Ke depan, sinergi antara BPI Danantara, BUMN, dan pemerintah daerah diharapkan terus berlanjut, tidak hanya dalam fase tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pembangunan hunian permanen dan pemulihan jangka panjang.**

Tags

Terkini