INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara, Jakarta, pada Sabtu malam, 27 Desember 2025.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan investasi dan program prioritas pemerintah. Salah satu topik utama yang dibahas adalah perkembangan proyek Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi.
Baca Juga: Jadi Wajah BA Investasi, Dude Harlino Terseret Kasus Gagal Bayar Rp1,3 Triliun
Menurut Teddy, Presiden Prabowo meminta laporan rinci mengenai progres pembangunan Kampung Haji di Kota Makkah. Pembahasan meliputi penentuan titik lokasi menara, luas kawasan yang disiapkan, hingga tahapan pelaksanaan pembangunan yang telah dan akan dijalankan.
“Presiden ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi jemaah haji Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Selain Kampung Haji, pertemuan tersebut juga menyinggung program penyediaan hunian bagi warga yang terdampak bencana alam di Sumatra. Presiden meminta laporan perkembangan terkait skema pembiayaan, kesiapan lahan, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Baca Juga: APBD DKI 2026 Resmi Dipatok Rp81,32 Triliun, Pemprov Fokuskan Anggaran ke Masalah Warga
Rosan Roeslani menyampaikan bahwa proyek-proyek tersebut dirancang tidak hanya sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Khusus Kampung Haji Indonesia, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengelolaan fasilitas haji di Arab Saudi.
Pemerintah menargetkan proyek tersebut dapat segera memasuki tahap konstruksi setelah seluruh aspek teknis dan kerja sama dengan otoritas setempat di Arab Saudi diselesaikan.
Baca Juga: KSPI Minta UMP DKI 2026 Dikoreksi: Upah Rp5,73 Juta Dinilai Belum Layak Hidup di Jakarta
Pertemuan ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk mengawal langsung program-program strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan kepentingan umat dan perlindungan masyarakat terdampak bencana.***