news

Ribuan Ton Logistik Meluncur ke Tiga Provinsi, Pemerintah Pastikan Korban Banjir Tak Kekurangan Pasokan

Kamis, 11 Desember 2025 | 13:40 WIB
Pemerintah Kebut Kirim 1.600 Ton Bantuan ke Sumut–Sumbar–Aceh di Tengah Banjir Besar (Istimewa )

INSIBERNEWS - Pemerintah pusat memastikan penanganan bencana banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus digenjot. Staf Khusus Wakil Presiden (Wapres) Nico Harjanto mengungkapkan bahwa ribuan ton bantuan logistik telah bergerak ke lokasi-lokasi terdampak dengan berbagai moda transportasi.

“Per tanggal 9 Desember, total 1.638,96 ton bantuan logistik sudah disalurkan ke titik-titik terdampak melalui darat, laut, dan udara,” kata Nico dalam keterangan resminya, Rabu (10/12/2025).

Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan mendesak mulai dari makanan siap santap, air bersih, terpal, kasur, selimut, hingga perlengkapan darurat lain yang sangat dibutuhkan warga. Pemerintah berharap distribusi yang masif ini bisa mempercepat pemulihan warga di tiga provinsi yang terdampak cukup parah.

Baca Juga: Belasan Pelajar Jadi Korban, Berikut Pengakuan Sang Sopir Mobil MBG Usai Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru Cilincing

Nico menjelaskan bahwa Kementerian Sosial turut terlibat secara langsung dalam pendistribusian bantuan. Selain ribuan paket makanan, Kemensos juga menurunkan tim untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai ke titik-titik yang sulit dijangkau, terutama wilayah yang masih terisolir akibat akses jalan putus.

“Tim Kemensos sudah bergerak. Ada makanan anak, tenda keluarga, sampai peralatan tidur. Ini untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujarnya.

Di lapangan, ratusan relawan dari berbagai lembaga kemanusiaan juga ikut memperkuat upaya penanganan. Mereka membantu evakuasi, membuka akses jalan darurat, hingga mendirikan dapur umum di wilayah-wilayah yang masih kekurangan suplai makanan.

Baca Juga: Putin Beri Sinyal Dukungan Penuh, Rusia Siap Bantu Indonesia Bangun PLTN

Selain itu, pemerintah daerah di masing-masing provinsi juga terus berkoordinasi dengan BNPB untuk memetakan kebutuhan baru sambil mencari solusi terhadap hambatan pengiriman bantuan, terutama di daerah yang hanya bisa diakses lewat jalur udara menggunakan helikopter.

Nico menilai kerja sama lintas lembaga dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar seluruh bantuan bisa tersalurkan secara merata. Pemerintah disebut akan terus memantau distribusi agar tidak ada wilayah yang terlewat, terlebih di daerah pedalaman yang terdampak paling berat.

Baca Juga: Eks Penyelidik KPK Singgung Dugaan Mafia Kayu di Balik Gelondongan yang Terbawa Banjir Sumatera

Dengan kondisi cuaca yang masih berubah-ubah, pemerintah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Prioritas pemerintah saat ini, kata Nico, adalah memastikan keselamatan masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana.***

Tags

Terkini