Belasan Pelajar Jadi Korban, Berikut Keterangan Sang Sopir Mobil MBG Usai Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru Cilincing

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 11 Desember 2025 | 13:37 WIB
Mobil MBG tabrak siswa SDN 01 Kalibaru Cilincing saat mengantar makanan.  (Instagram/sekitaran_jakut)
Mobil MBG tabrak siswa SDN 01 Kalibaru Cilincing saat mengantar makanan. (Instagram/sekitaran_jakut)

INSIBERNEWS - Insiden kecelakaan mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru Cilincing, menuai sorotan hangat publik.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis pagi itu meninggalkan kepanikan besar di lingkungan sekolah. Mobil boks pengangkut paket MBG tersebut melaju tak terkendali hingga masuk ke halaman sekolah dan menabrak kerumunan siswa yang sedang bersiap mengikuti kegiatan belajar.

Diungkapkan oleh Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri, bahwa sopir yang membawa kendaraan tersebut mengaku panik dan salah menginjak pedal saat sedang menanjak menuju area sekolah.

Baca Juga: Pakai Gamis hingga Jilbab, Pengungsi Pria di Sumut Ngadu ke Bobby Nasution: Nggak Kebagian Baju Laki-Laki Pak!

“Jadi keterangan dari sopir, posisinya kan tanjakan. Dia mau nganterin makanan ke sekolah. Ini keterangan awal ya, masih perlu pendalaman. Katanya mau ngerem, tapi remnya nggak pakem. Karena panik takut mundur, dia injek pedal lebih dalam. Kirain rem, ternyata malah gas,” ujar AKP Bobi Subasri, Kamis (11/12).

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian masih akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan apakah benar terjadi malfungsi rem atau ada faktor lain yang membuat kendaraan kehilangan kendali.

Terkait insiden ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan penyebab kecelakaan kepada aparat.

Baca Juga: Putin Beri Sinyal Dukungan Penuh, Rusia Siap Bantu Indonesia Bangun PLTN

BGN menegaskan fokus utama mereka saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapat penanganan optimal.

“Terkait penyebab kejadian, kami percayakan kepada pihak berwajib,” kata Staf Khusus BGN, Redy Hendra Gunawan.

Disampaikan bahwa BGN telah berkoordinasi dengan pihak sekolah, tenaga medis, hingga keluarga korban untuk memastikan kebutuhan para korban terpenuhi, terutama dalam hal biaya perawatan.

Baca Juga: Inara Rusli Mengurung Diri, Disebut Alami Depresi Usai Diterpa Kasus Dugaan Perselingkuhan

Dilaporkan total 21 orang tercatat mengalami luka-luka, mulai dari cedera ringan hingga sedang. Para korban langsung dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Sejumlah guru yang menjadi saksi mata mengatakan momen saat mobil meluncur ke arah kerumunan berlangsung sangat cepat.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X