INSIBERNEWS - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung Indonesia dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Hal tersebut ia sampaikan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral di Istana Kremlin, Moskow, Rabu waktu setempat. Pertemuan ini menjadi kali kedua keduanya bertatap muka secara resmi sejak pertemuan terakhir di St. Petersburg pada Juni 2025.
Baca Juga: Inara Rusli Mengurung Diri, Disebut Alami Depresi Usai Diterpa Kasus Dugaan Perselingkuhan
Putin menyebut kerja sama di sektor energi, khususnya teknologi nuklir untuk kebutuhan listrik, memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.
Ia menilai Indonesia tengah bersiap memasuki era baru dalam pemanfaatan energi bersih dan Rusia siap memberikan dukungan teknis serta pengalaman yang dimilikinya.
“Kami memiliki prospek yang sangat baik di bidang energi, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir. Saya tahu negara Anda memiliki rencana seperti itu, dan kami selalu siap membantu,” ujar Putin kepada Prabowo.
Baca Juga: Eks Penyelidik KPK Singgung Dugaan Mafia Kayu di Balik Gelondongan yang Terbawa Banjir Sumatera
Selain sektor energi, Putin juga menyoroti peluang kerja sama yang lebih luas. Rusia, menurutnya, membuka pintu untuk kolaborasi baru di bidang industri, teknologi, hingga pertanian. Ia menegaskan bahwa kedua negara memiliki fondasi hubungan ekonomi yang kuat dan bisa terus diperluas.
Tidak hanya berhenti di sektor ekonomi, kerja sama pertahanan dan militer juga menjadi topik penting dalam pertemuan tersebut. Putin menyebut hubungan Indonesia–Rusia di bidang ini sudah berlangsung lama dan saling menguntungkan.
“Indonesia adalah mitra tradisional kami dalam kerja sama teknis-militer,” tegas Putin.
Baca Juga: Wamentan Sudaryono Buka Suara Terkait Sorotan Publik soal Beras Bantuan Seharga 60 Ribu
Ia juga menambahkan bahwa banyak perwira serta ahli militer Indonesia yang menempuh pendidikan dan pelatihan di Rusia. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti kedekatan dan saling percaya antara kedua negara.
Kunjungan Prabowo ke Moskow kali ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan kenegaraan setelah sebelumnya menghadiri agenda pemerintahan di Islamabad, Pakistan.
Pemerintah Indonesia disebut tengah memperkuat hubungan strategis dengan berbagai negara untuk mendukung transformasi ekonomi nasional, termasuk pengembangan energi baru yang lebih berkelanjutan.
Artikel Terkait
Evakuasi Terus Dilakukan, Helikopter TNI AD Kirim Logistik ke Wilayah Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara
Geger! Anak SMP Diduga Menghabisi Nyawa Ibu Kandung di Waktu Subuh, Polisi Masih Selidiki Motifnya
Kisah Bocah Korban Banjir Bandang Aceh: Trauma Mendalam dan Detik-Detik Penyelamatan
Sepakati Kerja Sama, Pakistan dan Indonesia Fokus Perkuat Agrikultur dan IT
Wamentan Sudaryono Buka Suara Terkait Sorotan Publik soal Beras Bantuan Seharga 60 Ribu
Pilu! Kebakaran Gedung Terra Drone Buat Seorang Suami Kehilangan Istrinya yang Sedang Hamil Tua
Heboh! Ribuan Kayu Bertanda Kemenhut Terseret ke Pesisir Lampung, Pemerintah Buka Suara
Eks Penyelidik KPK Singgung Dugaan Mafia Kayu di Balik Gelondongan yang Terbawa Banjir Sumatera
Lisa BLACKPINK Masuk Daftar Host Committee Met Gala 2026, Siap Meriahkan Ajang Mode Paling Bergengsi
Inara Rusli Mengurung Diri, Disebut Alami Depresi Usai Diterpa Kasus Dugaan Perselingkuhan