“Ini aneh. Negara ke mana selama ini? Harus diusut tuntas, siapa yang bermain. Jangan sampai ada pihak tertentu yang kebal hukum,” tegas Kurniawan pada Selasa (25/11).
Ia juga mengkritik minimnya layanan negara di fasilitas strategis itu. Menurutnya, absennya pelayanan bea cukai dan imigrasi tidak bisa dianggap sebagai kesalahan kecil. Ia menyebutnya sebagai bentuk kelalaian serius yang tidak boleh dibiarkan.
Baca Juga: Miliaran Rupiah Lenyap! Jalur Kereta Jadi Ladang Suap, KPK Gegerkan Korupsi DJKA Kemenhub
“Negara ke mana selama ini? Tolong diusut. Jangan tebang pilih,” ulangnya menegaskan.
Dengan berbagai sorotan ini, Bandara IMIP kini berada dalam tekanan publik dan pemerintah untuk melakukan perbaikan mendasar. Evaluasi, transparansi, dan penegakan hukum menjadi tuntutan yang semakin keras disuarakan. ***