“Ini menunjukkan pentingnya pendekatan konservasi berbasis masyarakat. Jika tidak disertai edukasi yang baik, keberadaan Rafflesia bisa terancam hilang akibat aktivitas manusia,” ujar Joko dalam penjelasannya.
Perjalanan riset ini juga menghadirkan cerita yang menyentuh. Salah satu anggota komunitas lokal, Septian Riki, terekam dalam sebuah video sedang menahan haru ketika pertama kali melihat Rafflesia Hasseltii mekar di habitat alaminya. Rekaman itu viral dan membuat publik kembali menaruh perhatian pada pelestarian flora endemik Indonesia.
Temuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi di lapangan sekaligus mendorong penelitian lanjutan mengenai ekologi Rafflesia, sehingga kekayaan hayati Indonesia dapat terus terjaga di tengah perubahan lingkungan yang semakin cepat.***