“Kita masih ada upaya rehabilitasi dan sebagainya, tapi ini menjadi PR bagi kita sekarang,” lanjutnya.
Prabowo menyebut bahwa rehabilitasi narkoba di Indonesia harus lebih teliti dan efektif dalam pelaksanaannya.
“Tapi saya terima kasih semua lembaga yang sudah menjalankan rehabilitasi ini, tapi ini tidak mungkin kalau tidak bersama-sama kita lakukan melalui semua lembaga pendidikan, termasuk pendidikan agama,” jelasnya.
Sementara itu, 214,82 ton narkoba seperti sabu, etomidate, dan ekstasi merupakan barang bukti yang diamankan oleh Polri selama setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan nominal senilai Rp29,37 triliun.***