Hingga kini, video tersebut masih beredar di berbagai platform media sosial, meski sebagian unggahan telah dihapus oleh pengguna.
Kasus ini menjadi perbincangan serius di Pandeglang, sekaligus menjadi pengingat bagi para pejabat publik untuk berhati-hati menjaga privasi dan integritas, terlebih di era digital yang serba cepat menyebarkan informasi.***