INSIBERNEWS-Dengan janji manis "syarat mudah, proses cepat via WhatsApp atau online", para penipu berhasil menjerat masyarakat yang kurang melek digital.
Dalam beberapa bulan terakhir, jagat media sosial, khususnya TikTok, telah berubah menjadi ladang ranjau digital.
Di tengah kebutuhan mendesak masyarakat akan modal usaha, muncul ribuan akun yang secara terang-terangan menjajakan Penipuan Berkedok Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Online.
Ironisnya, skema kejahatan ini disiarkan secara legal di platform dengan jutaan pengguna, tanpa ada upaya proteksi yang memadai dari pihak TikTok sendiri.
Ini adalah alarm bahaya: kejahatan finansial kini bersiaran langsung di depan mata kita.
Baca Juga: Miris! Remaja 15 Tahun di Bekasi Ditangkap Polisi Usai Tikam Teman Main Futsal
Bongkar Modus Licik "KUR BRI Online Palsu" di TikTok
Para pelaku penipuan ini sangat terorganisir dan memanfaatkan tiga faktor utama: kebutuhan, kecepatan, dan ketidaktahuan calon korban.
Iming-iming 'Cepat Cair Tanpa Jaminan': Akun-akun palsu ini menggunakan narasi yang sangat memikat, menjanjikan pinjaman KUR dengan proses yang jauh lebih mudah dari prosedur resmi bank.
Jebakan Biaya Administrasi di Awal: Setelah korban memberikan data pribadi (KTP, KK, bahkan foto selfie), pelaku akan meminta transfer sejumlah uang sebagai "biaya administrasi", "dana asuransi", atau "biaya penandatanganan surat pencairan".
Inilah inti penipuan: KUR resmi BRI tidak pernah memungut biaya di muka. Setelah uang ditransfer, akun penipu akan menghilang atau memblokir korban.
Penggunaan Saluran Komunikasi Palsu, modus utama mereka adalah mengarahkan korban untuk menghubungi nomor WhatsApp atau tautan (link) di luar situs resmi BRI.
Padahal, pengajuan KUR BRI yang resmi hanya melalui unit kerja BRI atau situs resmi kur.bri.co.id—bukan melalui WA pribadi.
Pencurian Data (Phishing): Dokumen pribadi yang dikirim korban berpotensi disalahgunakan untuk tindak kejahatan lain, seperti pengajuan pinjaman fiktif atau pencurian identitas.
Artikel Terkait
Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Serap 36,7 Juta Tenaga Kerja dan Libatkan Ribuan UMKM Lokal
Bahlil Kenang Masa Sulit Saat Kuliah, Sebut Program Makan Bergizi Gratis Sebagai Langkah Mulia Pemerintah
China Ungkap Siap Lanjutkan Kerja Sama Kereta Cepat Ditengah Polemik Utang Whoosh
Ilmuwan China Peringatkan Virus Flu Baru ‘Influenza D’, Diduga Sudah Bisa Menular Antar Manusia