WASPADA! Ribuan Akun TikTok Berkedok KUR BRI Menipu Rakyat yang Butuh Modal

Photo Author
Abd. Rachman, Insibernews
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:07 WIB
Ilustrasi jebakan digital 'KUR BRI ONELINE' marak dengan penipuan pinjaman online (dok ist)
Ilustrasi jebakan digital 'KUR BRI ONELINE' marak dengan penipuan pinjaman online (dok ist)

INSIBERNEWS-Dengan janji manis "syarat mudah, proses cepat via WhatsApp atau online", para penipu berhasil menjerat masyarakat yang kurang melek digital.

Dalam beberapa bulan terakhir, jagat media sosial, khususnya TikTok, telah berubah menjadi ladang ranjau digital.

Di tengah kebutuhan mendesak masyarakat akan modal usaha, muncul ribuan akun yang secara terang-terangan menjajakan Penipuan Berkedok Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Online.

Ironisnya, skema kejahatan ini disiarkan secara legal di platform dengan jutaan pengguna, tanpa ada upaya proteksi yang memadai dari pihak TikTok sendiri.

Ini adalah alarm bahaya: kejahatan finansial kini bersiaran langsung di depan mata kita.

Baca Juga: Miris! Remaja 15 Tahun di Bekasi Ditangkap Polisi Usai Tikam Teman Main Futsal

Bongkar Modus Licik "KUR BRI Online Palsu" di TikTok

Para pelaku penipuan ini sangat terorganisir dan memanfaatkan tiga faktor utama: kebutuhan, kecepatan, dan ketidaktahuan calon korban.

Iming-iming 'Cepat Cair Tanpa Jaminan': Akun-akun palsu ini menggunakan narasi yang sangat memikat, menjanjikan pinjaman KUR dengan proses yang jauh lebih mudah dari prosedur resmi bank.

Jebakan Biaya Administrasi di Awal: Setelah korban memberikan data pribadi (KTP, KK, bahkan foto selfie), pelaku akan meminta transfer sejumlah uang sebagai "biaya administrasi", "dana asuransi", atau "biaya penandatanganan surat pencairan".

Inilah inti penipuan: KUR resmi BRI tidak pernah memungut biaya di muka. Setelah uang ditransfer, akun penipu akan menghilang atau memblokir korban.

Penggunaan Saluran Komunikasi Palsu, modus utama mereka adalah mengarahkan korban untuk menghubungi nomor WhatsApp atau tautan (link) di luar situs resmi BRI.

Padahal, pengajuan KUR BRI yang resmi hanya melalui unit kerja BRI atau situs resmi kur.bri.co.id—bukan melalui WA pribadi.

Pencurian Data (Phishing): Dokumen pribadi yang dikirim korban berpotensi disalahgunakan untuk tindak kejahatan lain, seperti pengajuan pinjaman fiktif atau pencurian identitas.

Halaman:

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X