INSIBERNEWS – Partai Golkar mengambil langkah mengejutkan dengan mencopot Adies Kadir dari jabatannya sebagai anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR.
Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui surat yang ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama Sekjen Ahmad Sarmuji, berlaku mulai Senin, 01/09/2025.
Langkah ini diambil menyusul gelombang protes masyarakat yang memanas beberapa hari terakhir.
Pernyataan Adies terkait besaran tunjangan rumah dan bahan bakar anggota DPR sempat menuai kritik keras.
Meski ia sudah meralat ucapannya dan menegaskan tidak ada tunjangan sebesar itu, situasi terlanjur tidak terkendali.
Baca Juga: PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR Usai Demo Ricuh! Begini Dampaknya
Protes yang berawal dari ketidakpuasan publik atas pernyataan tersebut berkembang menjadi aksi demonstrasi besar di berbagai daerah.
Bahkan, beberapa kota mengalami kerusuhan hingga terjadi penjarahan. Kondisi inilah yang kemudian mendorong Golkar untuk mengambil sikap tegas demi menjaga stabilitas politik dan citra partai.
Dalam keterangan resminya, DPP Partai Golkar menegaskan bahwa partai tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi rakyat sesuai cita-cita nasional sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.
Golkar juga menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam gelombang aksi protes belakangan ini.
Baca Juga: Prabowo Panggil Cak Imin dan Tokoh Parpol: Sidang Kabinet Jadi Agenda Utama
Selain itu, partai menekankan pentingnya disiplin dan etika bagi setiap kader yang menduduki jabatan publik.
Pencopotan Adies disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tanggung jawab moral dan politik anggota DPR dari Fraksi Golkar.
Adies Kadir, yang sebelumnya dikenal sebagai politisi senior Golkar, harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan posisinya di parlemen.