Uni Eropa menuding beberapa sektor industri China melakukan praktik perdagangan tidak adil, sementara China merasa dihalangi dalam upayanya memperluas ekspor ke negara-negara Eropa.
Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Dapat Sambutan Khusus di Debut KTT BRICS
Langkah-langkah pembalasan seperti ini dikhawatirkan bisa memicu efek domino di sektor lain. Banyak pengamat ekonomi menyerukan agar kedua belah pihak segera duduk bersama dalam dialog terbuka untuk menghindari perang dagang skala besar yang bisa merugikan banyak pihak di tengah pemulihan ekonomi global yang masih rapuh.