news

ANTAM Bersama IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi bersama CBL

Senin, 30 Juni 2025 | 17:24 WIB
ANTAM Bersama IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi bersama CBL (Istimewa )

INSIBERNEWS – Bersama Indonesia Battery Corporation (IBC), PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) atau ANTAM terus memperkuat peran strategis dalam ekosistem industri baterai nasional.

Bersama mitra global CBL yang merupakan joint venture CATL, Brunp, dan Lygend sebagai pemain baterai global no.1 didunia, ANTAM dan IBC saat ini tengah membangun serangkaian proyek ekosistem baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pembangunan pabrik baterai terintegrasi ini langsung dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Turut hadir dalam peresmian ini yakni Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong, para menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Karawang Aep Saepuloh, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, Direktur Utama PT Antam Achmad Ardianto, Vice Chairman CATL, Mr. Li Ping, Chairman Ningbo CBL, Mr. Li Changdong, Direktur Utama IBC Toto Nugroho, dan President Director PT CBL Wu Zhihui.

Baca Juga: Lurah Pinjam Uang ke PPSU, Gubernur Pramono Anung Langsung Ambil Tindakan Tegas

Dalam sambutannya Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi merupakan langkah nyata dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

“Cita-cita hilirisasi sudah sangat lama dari sebenarnya Presiden Republik Indonesia yang pertama dari Bung Karno sudah bercita-cita hilirisasi. Dan Presiden-Presiden kita selanjutnya juga bercita-cita dan melaksanakan hilirisasi,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, proyek terbesar se-Asia tenggara ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam mendorong energi ramah lingkungan. Kepala Negara pun menyambut baik kerja sama strategis dengan mitra global dalam membangun ekosistem industri baterai ramah lingkungan ini.

Baca Juga: Soroti Insiden Juliana Marins, Menhut Sarankan Healing ke Mal: Naik Gunung Perlu Edukasi dan Persiapan

Peresmian ini menjadi salah satu langkah konkret Indonesia dalam mendorong transisi energi. Selain itu, proyek ini diyakini dapat memperkuat kemandirian industri nasional melalui pemanfaatan mineral strategis dalam rantai pasok global kendaraan listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan proyek ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemilik sumber daya alam mampu berkolaborasi dengan negara tetangga yang memiliki teknologi mutakhir dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Proyek ini juga mendukung arahan Presiden dalam mendukung kemandirian energi. Lewat proyek ini Indonesia bisa menghemat impor bahan baku energi. Selain itu, proyek ini merupakan langkah konkrit hilirisasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Bahlil.

Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Ruas Sekitar Lokasi

Pada sektor hulu yang berlokasi di Halmahera Timur, ANTAM membentuk perusahaan patungan bersama CBL untuk pengelolaan penambangan nikel yang akan memasok kebutuhan rantai industri baterai.

ANTAM dan CBL juga membangun Pabrik RKEF, HPAL dan Kawasan Industri Buli (KIB) yang didukung energi bersih, sistem air terpadu dan pusat kendali berbasis cloud.

Halaman:

Tags

Terkini