ANTAM Bersama IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi bersama CBL

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 30 Juni 2025 | 17:24 WIB
ANTAM Bersama IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi bersama CBL (Istimewa )
ANTAM Bersama IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi bersama CBL (Istimewa )

Kedepannya, rantai siklus baterai IBC dan CBL ditutup oleh pabrik daur ulang baterai dengan kapasitas 20 ribu ton baterai bekas per tahun untuk menjadi input material baterai kembali.

Teknologi yang digunakan nantinya diklaim mampu memulihkan lebih dari 95 persen logam berharga, sehingga emisi karbon dapat ditekan dan prinsip ekonomi sirkular terjaga.

“Daur ulang adalah kunci keberlanjutan. Baterai yang selesai tugasnya hari ini harus kembali menjadi sumber daya esok hari,” kata Toto menegaskan.

Baca Juga: David Fincher Dirumorkan Bakal Sutradarai 'Squid Game' Versi Amerika, Beneran?

Selain menargetkan efisiensi rantai pasok, ANTAM dan IBC menekankan manfaat sosial dan lingkungan. Konsorsium ANTAM-IBC-CBL menyiapkan program vokasi untuk warga sekitar, membuka ribuan lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan UMKM penunjang.

Seluruh proyek dijalankan dengan standar Environmental, Social & Governance (ESG), mulai dari pengelolaan tailing di Halmahera, penggunaan energi bersih di Karawang, hingga prosedur keselamatan kerja di fasilitas daur ulang.

“Visi kami jelas: bukan sekadar membangun pabrik, tetapi menciptakan ekosistem hijau terintegrasi yang mampu berdampak ekonomi luas sekaligus menjaga bumi,” tutup Toto.

Baca Juga: Aksi Premanisme di Proyek Lotte Chemical Cilegon Digagalkan, Polda Banten Ciduk 7 Pelaku

Dengan rangkaian proyek strategis tersebut, ANTAM dan IBC berharap Indonesia dapat tampil sebagai pemain kunci dalam industri baterai dunia, bukan hanya sebagai pemasok bahan mentah, melainkan produsen teknologi bernilai tambah tinggi.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X