INSIBERNEWS - Belum lama ini terjadi insiden jatuhnya pendaki wanita asal Brasil, Juliana Marins di jurang Gunung Rinjani yang menuai sorotan dunia.
Terkait insiden tersebut, Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keamanan.
Menhut juga membandingkan kegiatan liburan mendaki gunung berbeda dengan liburan yang sekadar pergi ke mal.
Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Ruas Sekitar Lokasi
“Momentum ini saya juga memberikan imbauan pada masyarakat bahwa naik gunung itu tidak sama dengan ke mal,” kata Raja Juli di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat pada Senin, 30 Juni 2025.
Diingatkan oleh Raja Juli bahwa untuk mendaki gunung diperlukan persiapan lengkap dan lebih matang.
“Jadi kapan mau healing kita bisa ke mal, ke gunung agak lain, situasinya spesifik, perlu ada edukasi, persiapan yang lebih baik,” imbuhnya.
Baca Juga: Dinilai Tak Penuhi Aturan Pendaftaran, Komdigi Blokir eBay hingga KLM di Indonesia
Selanjutnya, Ia menambahkan bahwa gunung adalah wisata yang menjadi bagian dari taman nasional dan digunakan untuk konservasi. Sehingga jenis wisata yang ditawarkan bukan menarik turis dalam jumlah yang banyak.
“Jadi ini bukan turisme yang bersifat masif yang dikelola oleh Kementerian Kepariwisataan tapi ini sebenarnya intinya adalah konservasi tentang bagaimana menjaga alam kita tetapi kita beri ruang pada masyarakat yang ingin menikmati indahnya alam Indonesia,” ucapnya.
“Tapi sekali lagi tidak boleh berjudi dengan keselamatan jadi safety adalah yang pertama, safety first,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Ronaldo Pilih Fokus Piala Dunia 2026, Tolak Main di Piala Dunia Antarklub
AS Desak Israel Setujui Gencatan Senjata Gaza, Ron Dermer Dikirim dengan Mandat Terbatas
Eks Polisi Tipu Lewat QRIS Palsu di Bandung, Sudah 38 Kali Beraksi
Hari Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Ruas Sekitar Lokasi