“Kami masih terus melakukan penyelidikan. Tidak menutup kemungkinan ada korban lain, karena pelaku sudah cukup lama mengajar di wilayah ini,” ungkap Citra.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih waspada dan melaporkan jika menemukan kejanggalan serupa.
Baca Juga: Gemini Kini Bisa Jadi Asisten Jadwal Harian: Google Luncurkan Fitur 'Tindakan Terjadwal'
Kasus ini sontak membuat warga Kebon Baru resah. Banyak orang tua yang merasa khawatir, mengingat pelaku adalah sosok yang dikenal dekat dengan komunitas setempat. Beberapa warga yang ditemui mengaku terkejut karena AF dikenal sebagai pribadi yang ramah dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
“Kami nggak nyangka, orangnya kelihatan baik, sering ngajar anak-anak ngaji dengan sabun,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya pengawasan terhadap lingkungan belajar anak.
Baca Juga: Ekshumasi Mahasiswa Unila yang Tewas Usai Diksar, Polda Lampung Cari Titik Terang Kematian Pratama
Saat ini, AF telah ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan bukti tambahan untuk memperkuat dakwaan.
Pihak kepolisian juga berjanji akan menangani kasus ini secara transparan dan memastikan keadilan bagi para korban.
Baca Juga: Tinjau Sekolah Rakyat, Seskab Teddy: Pendidikan Berkualitas Harus Bisa Diakses Siapa Saja
“Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegas Citra.
Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih peka terhadap potensi ancaman di lingkungan terdekat, termasuk tempat yang dianggap aman seperti kegiatan keagamaan.